Harga Ayam dan Telur Masih Tinggi, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

muhammad farhan
Pedagang ayam di Pasat Kramatjati, Jakarta Timur, mengeluh sepi pembeli akibat tingginya harga ayam potong yang menembus Rp50.000 per Kg. (Foto: MPI/Muhammad Farhan)

"Sekarang pembelian daging juga lesu. Ini sejak pandemi Covid-19 sampai sekarang, collapse semua penjualan. Harganya acak-acakan lah, tidak stabil," ujar Aan (35) di Pasar Kramat Jati. 

Aan yang merupakan pedagang daging sapi, mengatakan harga daging sapi itu berada di Rp130 ribu per kilogram. Sementara untuk daging sapi eceran, Aan menyampaikan harganya berada di Rp140 ribu. 

"Sebenarnya sejak lebaran Idul Adha kemarin, harga sudah mulai stabil. Tetapi pembeli tetap lesu," jelas Aan. 

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengatakan harga telur ayam mulai mengalami penurunan. dan sudah mulai memasuki batas normal dengan harga Rp29.000 per kg. 

"Sebelumnya Rp32.000, sekarang Rp29.000, sudah hampir normal," ujar Zulkifli dilansir dari Antara, Kamis (6/7/2023). 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara termasuk Indonesia

Megapolitan
5 hari lalu

Harga Bahan Pokok Melonjak saat Ramadan, Omzet Pedagang Anjlok

Buletin
5 hari lalu

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp130.000 per Kilogram, Warga Terpaksa Kurangi Belanja

Nasional
9 hari lalu

Kereta Khusus Petani dan Pedagang Angkut 11.428 Penumpang, Permudah Angkut Komoditas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal