Hutama Karya Butuh PMN Rp 30 Triliun untuk Selesaikan Jalan Tol Trans Sumatera

Suparjo Ramalan
Ilustrasi jalan tol Trans Sumatera

"Tapi sisanya tidak harus PMN ya, kita lagi cek dari sisi availability payment (AP)," ucapnya. 

Hutama Karya memang tengah melakukan asset recycling pada ruas tol. Aksi tersebut merupakan strategi pemegang saham untuk memperoleh pendanaan baru. 

Karena itu, Tiko memastikan pendanaan atas proyek Hutama Karya tidak harus dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Namun, juga bisa diperoleh dari investor melalui divestasi jalan tol. 

Kementerian BUMN, kataTiko, memastikan ruas tol milik Hutama Karya akan lebih banyak dijual ke investor. Aksi tersebut mulai dilakukan pada 2026 mendatang. 

"Jadi itu kita bikin recycling, tapi mungkin baru 2026 ke atas baru bisa kelihatan, lebih banyak dijual dibandingkan dibangun lagi. Karena nanti dibangun, dilepas, dibangun dilepas, ini harapannya ini terus berjalan. Jadi HK ini kita terus dorong, tapi kita nggak mau PMN terus, jadi sebagian PMN dan sebagian dikurangi dengan dilepas ke investor," kata dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gedung Penghubung 7 Moda Transportasi di Bandara Soetta Mulai Dibangun, Target Beroperasi Februari 2027

2 bulan lalu

Progres Tol Betung-Jambi Seksi 1B Tembus 31 persen, Ditargetkan Rampung 2027

3 bulan lalu

Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Gubernur Maluku Utara Apresiasi Konsistensi Hutama Karya

5 bulan lalu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta Ditargetkan Rampung Juni 2026, Ada Asrama Murid dan Guru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal