Jokowi Bangga Lepas 597 PMI ke Korea Selatan, Ini Alasannya

Michelle Natalia
Presiden Jokowi melepas keberangkatan 597 PMI program G to G ke Korea Selatan, Senin (17/10/2022). Foto: Kemnaker

Sementara itu, Menteri ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang mendampingi Jokowi dalam acara itu, menambahkan bahwa banyak negara yang menginginkan tenaga kerja dari Indonesia. Selain Korea Selatan, ada Jepang, negara-negara Timur Tengah, dan beberapa negara Eropa.

"Kita cukup bangga karena ternyata pekerja migran dari Indonesia ini cukup diminati. Tidak hanya dari Korea, tapi dari negara-negara, seperti negara Jepang, Timur Tengah dan beberapa negara Eropa itu sangat tinggi," ucap dia.

Dia menegaskan, Indonesia akan mengirimkan PMI yang memiliki kompetensi. Selain itu, juga memastikan penempatannya dilakukan secara legal. 

"Kita siapkan skill dan kompetensi mereka, dan kita pastikan bahwa penempatan mereka itu dilakukan sesuai dengan prosedur," kata Menaker.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
6 jam lalu

Refly Harun Cecar Lechumanan: Siapa yang Dihasut Roy Suryo soal Ijazah Jokowi?

6 jam lalu

Sidang Gugatan Legalisir Ijazah Jokowi, Penggugat Gibran Rp125 Triliun Jadi Ahli

7 jam lalu

Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Lechumanan Ungkap Jokowi Terganggu Pemberitaan Ijazah Palsu

8 jam lalu

Lechumanan di Sidang Roy Suryo: Saya Tak Bisa Tidur, Jokowi Dijatuhkan Serendah-rendahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal