Kawasan Industri Nikel Pertama RI Serap 70.000 Pekerja dari Indonesia bagian Timur

Suparjo Ramalan
PT IWIP di Maluku Utara serap 70 pekerja di Indonesia Timur. (Foto: iNews/Ismail Sangaji)

JAKARTA, iNews.id - Kawasan industri nikel pertama di Indonesia atau Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mencatat total tenaga kerja lokal yang dipekerjakan perusahaan sudah menyentuh lebih dari 70.000 orang. Jumlah itu berasal dari berbagai daerah di Maluku Utara (Malut), Indonesia Timur. 

Direktur IWIP, Scott Ye mengatakan, sejak beroperasi pada Agustus 2018, perusahaan melakukan serapan tenaga kerja lokal secara bertahap, langkah itu untuk menunjang aktivitas industri yang kian meningkat.

Bahkan, IWIP menargetkan serapan tenaga kerja hingga 2027 mendatang mencapai 100.000 orang. 

Menurutnya, dengan bertambahnya jumlah tenaga kerja IWIP di kawasan lingkar Industri dan tambang di Halmahera Timur (Haltim), Halmahera Tengah (Halteng), dan Halmahera Selatan (Halsel) ikut meningkatkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik. 

Perekonomian Provinsi Maluku Utara dari laporan Bank Indonesia edisi November 2023, pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut pada triwulan III/2023 mencapai 25,13 persen (yoy), menjadikannya provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Didakwa Terima Rp4,8 Miliar, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto: Saya Tak Menerima Uang

57 tahun lalu

Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI

57 tahun lalu

Kejagung: Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar hingga Rumah

57 tahun lalu

Berkas Lengkap, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang Kasus Suap Nikel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal