Kementerian BUMN hingga MIND ID Kaji Bisnis PT Timah Buntut Kasus Korupsi

Suparjo Ramalan
Jajaran Kementerian BUMN dan MIND ID mengkaji keberlangsungan bisnis PT Timah Tbk menyusul korupsi tata niaga timah. (foto:Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengutus jajarannya untuk mengkaji keberlangsungan bisnis PT Timah Tbk. Hal ini menyusul korupsi tata niaga timah yang disebut-sebut merugikan negara hingga Rp271 triliun.

Adapun, jajaran yang diutus Erick terdiri atas Asisten Deputi Bidang Industri Mineral dan Batu Bara Kementerian BUMN, Muhammad Khoerur Roziqin dan Direktur Keuangan MIND ID Akhmad Fazri. Keduanya menyambangi PT Timah beberapa waktu lalu. 

Khoerur Roziqin menuturkan, kedatangannya ke PT Timah untuk mengetahui proses bisnis perseroan, kinerja dan langkah strategis, dan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan usahanya.

"Kami menyegerakan kunjungan ke PT Timah ini karena ingin mengetahui tentang beberapa hal. Karena memang saya juga baru di Asdep Industri Mineral dan Batu Bara, selama ini di perbankan. Tentu tantangan yang dihadapi juga berbeda," ujar Khoerur Roziqin, Selasa (23/4/2024). 

Kementerian BUMN, lanjut dia, mendorong PT Timah agar tetap fokus mengembangkan bisnisnya dan diharapkan bisa berkontribusi optimal bagi perekonomian nasional. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 jam lalu

Kejagung Gelar Rapat Bareng Kortas-KPK, Kasus TPPU Febrie Adriansyah Segera Disidang

7 hari lalu

Ambisi Prabowo Bangun Kedaulatan Emas Indonesia, dari Tambang hingga ke Bank Emas

5 hari lalu

Kejagung kembali Pamerkan Tumpukan Uang Rp1 Triliun, Kasus Apa?

6 hari lalu

Perpres Baru Tata Kelola Timah Terbit, Biaya Produksi Tambang Kini Diatur Lebih Jelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal