Luhut Ungkap China Mau Kembangkan Teknologi Penanaman Padi di Kalteng

Atikah Umiyani
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Pemerintah China bersedia menggarap lahan pertanian padi di Kalteng. (Foto: Antara)

"Kita berharap ya enam bulan dari sekarang mungkin kita sudah mulai dengan proyek ini," katanya.

Luhut menambahkan, dirinya juga akan mengajak anak-anak muda Indonesia yang berada di bidang pertanian untuk ikut andil dalam rencana tersebut. Sebab menurutnya, padi ini menjadi sangat serius karena Indonesia seringkali memiliki permasalahan yang berkaitan dengan padi salah satunya beras. 

"(Beras) selalu kita import, 2 juta lah, 1,5 juta lah dan seterusnya. Jadi kalau program ini jalan dan menurut saya harus jalan. Kita sebenarnya minta 4-5 ton kalau kita punya di Pulang Pisau, Kalteng, itu sudah hampir 2 juta bisa kita teruskan dengan yang lain," ujarnya.

Dengan demikian menurutnya, masalah beras yang selama ini dihadapi Indonesia seperti ketahanan pangan bisa selesai. 

"Kita akan menjadi lumbung pangan nanti ke depannya yang harusnya demikian," katanya.

Sebagai informasi, hal ini merupakan salah satu hasil dari Pertemuan Ke-4 High Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) RI–RRT di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (19/4/2024).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 jam lalu

Titik Api Karhutla Kalbar-Kalteng Melonjak, Jadi Prioritas Penanganan Nasional

15 jam lalu

Komisi IV DPR Aklamasi Apresiasi Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas Pangan

1 hari lalu

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

2 hari lalu

Trenggono Ungkap 6 Program Prioritas KKP, Bangun 5.000 Kampung Nelayan hingga Swasembada Garam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal