Menko Airlangga Sebut Indonesia Kian Diperhitungkan Dunia

Michelle Natalia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut Indonesia kian diperhitungkan dunia. Foto: Kemenko Perekonomian

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia saat ini makin diperhitung dunia. Itu karena eksistensi Indonesia dalam kancah global sebagai salah satu determinan dalam menyelesaikan berbagai isu-isu mancanegara. 

Eksistensi tersebut ditunjukkan melalui peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022 untuk memimpin negara-negara anggota dalam merumuskan deliverables konkret guna memecahkan masalah terkait arsitektur kesehatan global, transisi energi, dan digitalisasi.

Peran penting Indonesia juga kian diperkuat dengan kepercayaan yang diberikan oleh PBB untuk terlibat dalam memitigasi dan merumuskan solusi atas krisis keuangan dunia dalam Global Crisis Response Group (GCRG) bersama dengan Bangladesh, Barbados, Denmark, Jerman, dan Senegal. Berbagai capaian global tersebut menunjukkan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang kian diperhitungkan sehingga diperlukan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku UMKM, dan stakeholders lainnya.

“Kita saat ini dipercaya memimpin G20 serta memimpin ASEAN di tahun depan jadi Indonesia sudah diperhitungkan dan diharap dapat menjadi contoh negara-negara berkembang lainnya. Untuk itu, pemerintah pusat, daerah, dan stakeholders baik perguruan tinggi dan UMKM harus dapat membantu suksesnya kepeminmpinan Indonesia dalam teater dunia,” kata dia, yang berkesempatan untuk menghadiri dan menyampaikan sambutan mengenai Jati Diri Bangsa Indonesia dalam Peradaban Dunia pada acara Srawungan Sanak Trah Mangkunegara I di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (16/9/2022).

Lebih lanjut Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia kini juga kian resilien dan mampu menorehkan capaian pertumbuhan ekonomi yang tercatat impresif hingga 5,44 persen pada kuartal II 2022 serta meneruskan tren pertumbuhan di atas 5 persen selama 3 triwulan terakhir. Seiring dengan upaya peningkatan ekonomi tersebut, Pemerintah juga berupaya untuk menekan tingkat inflasi terutama terkait bahan pangan yang dijaga paling tinggi pada angka 5 persen.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Buka Pemimpin Daerah Awards 2026, Kepala Bappisus Dorong Penguatan Karakter Bangsa

3 hari lalu

Harbolnas 2026 Bidik Transaksi Rp40 Triliun, Airlangga: Dorong Ekonomi Kuartal IV

4 hari lalu

RI Tegaskan Perjuangkan Keadilan Royalti Digital, Menkum: Kami Tidak Datang untuk Mengemis

7 hari lalu

Airlangga Ungkap 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal, Ini Penjelasan Kemenko Perekonomian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal