Petinggi Alibaba Bertemu Presiden Erdogan, Siap Suntik Investasi Rp30,76 Triliun di Turki

Aditya Pratama
Raksasa e-commerce China, Alibaba Group Holding menyampaikan rencana untuk berinvestasi sebesar 2 miliar dolar AS atau setara Rp30,76 triliun di Turki. (Foto: Reuters)

Sebagai informasi, platform Trendyol terus melakukan ekspansi internasional, dengan pindah ke Azerbaijan pada bulan Mei, setelah peluncuran di Jerman tahun lalu. Trendyol didirikan oleh pengusaha Turki Demet Mutlu pada tahun 2010, dan pada tahun 2018 Alibaba melakukan investasi sebesar 728 juta dolar AS pada platform tersebut. 

Perusahaan kemudian menginvestasikan 350 juta dolar AS lagi, sehingga kepemilikannya menjadi 86,5 persen. Perusahaan ini melayani lebih dari 30 juta konsumen dan menampung lebih dari 250.000 pedagang yang menjual sekitar 200 juta produk pada platform ini di Turki.

Pada bulan Mei 2022, Trendyol membuka kantor di Berlin, sekaligus kantor pertama di luar Turki. Perusahaan ini menarik 1 juta pelanggan pada tahun pertama beroperasi di Jerman.

Selain itu, Alibaba juga meningkatkan upayanya untuk memperluas bisnisnya di AS dengan menambahkan fitur-fitur seperti pencarian gambar terbaru pada platform grosir lintas batasnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Danantara Siap Borong Saham Lokal, Ini Kriteria Perusahaan yang Dilirik

Nasional
2 hari lalu

OJK Beberkan 8 Jurus untuk Reformasi Total Pasar Modal Indonesia

Nasional
2 hari lalu

Danantara bakal Masif Belanja Saham, Jaga Investasi dan Stabilitas Bursa

Keuangan
3 hari lalu

Kenapa Harus Investasi? Ini Alasan Pentingnya untuk Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal