Tok, Erick Thohir Larang Direksi dan Komisaris BUMN Terlibat Kampanye Pemilu 2024

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir secara resmi melarang Dewan Direksi dan Komisaris perusahaan pelat merah terlibat kampanye pada pemilihan umum (pemilu) 2024. Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor S-560/S.MBU/10/2023. 

Melalui SE tersebut, Erick menegaskan BUMN sebagai entitas bisnis yang bebas dari kepentingan politik praktis. Karena itu, perlu menjaga netralitas baik di induk perusahaan, anak perusahaan, hingga perusahaan terafiliasi atau terkonsolidasi dalam BUMN. 

Adapun larangan keterlibatan direksi dan komisari BUMN dalam kampanye Pemilu 2024 mencakup kampanye pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), dan pemilihan anggota legislatif (pileg) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), serta pemilihan kepala daerah (pilkada) baik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. 

Dalam menghadapi Pilpres, Pileg, dan Pilkada 2024, seluruh Direksi, Dewan Komisaris atau Dewan Pengawas, dan karyawan BUMN diminta untuk memperhatikan 6 poin penting berikut ini: 

Pertama, Direksi, Dewan Komisaris atau Dewan Pengawas, dan karyawan BUMN yang akan menjadi calon anggota DPR, DPRD, atau DPD. Lalu, calon Presiden dan Wakil Presiden, calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota, atau Wakil Walikota, harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Danantara Tutup 364 BUMN yang Merugi demi Bidik Laba Ratusan Triliun

3 hari lalu

Rampingkan Ribuan Entitas BUMN, Danantara Bidik Laba Bersih Rp360 Triliun

4 hari lalu

Indonesia Menggila di Asian Para Games 2026! Target 7 Emas, Pulang Bawa 15

5 hari lalu

Prabowo Kirim Surat Dukungan untuk Gianni Infantino, Erick Thohir Bertemu Presiden FIFA di Tokyo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal