Viral Tagar Boikot JNE, Manajemen: Kami Menjunjung Nilai Toleransi

azhfar muhammad
Logo JNE Express. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id — Manajemen JNE Express angkat bicara menanggapi isu diskriminasi terkait lowongan kerja untuk menjadi kurir di perusahaan jasa pengiriman barang dan logistik tersebut. 

Beberapa hari terakhir, tanda pagar (tagar) #BoikotJNE menjadi trending topik dan viral di media sosial, terutama Twitter, seiring dengan informasi lowongan kerja untuk posisi kurir dari JNE. 

CV Bangun Benua Lestari yang menjadi mitra JNE untuk penawaran lowongan kerja tersebut, mensyaratkan pelamar wajib beragama islam. Warganet menilai syarat tersebut diskriminatif dan menciderai nilai toleransi, sehingga mengusung gerakan tagar #BoikotJNE yang menjadi trending topic. 

Menanggapi hal tersebut, VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi, merespon dan mengatakan kejadian ini merupakan pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan nilai-nilai perusahaan yang menghargai keberagaman dan perbedaan.

Menurut Eri, JNE tidak pernah mensyaratkan calon kurir harus beragama islam. Hal itu, sepenuhnya dilakukan oleh CV Bangun Benua Lestari dan oknum karyawan JNE yang terkait dalam proses perekrutan kurir. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Polisi Mediasi Kasus Pungli Loker di Pasar Minggu, Perusahaan Kembalikan Uang Pelamar

8 hari lalu

KAI Buka Rekrutmen untuk Lulusan SLTA hingga S1, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

9 hari lalu

Polisi Usut Kantor Loker Palsu di Pasar Minggu Jaksel, Ungkap Korban Rugi Nyaris Rp2 Juta

11 hari lalu

Kementerian P2MI Bongkar Modus Lowongan Kerja Fiktif di Luar Negeri, 7.908 Link Sudah Dihapus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal