Waskita Target Suspensi Saham Dibuka usai Restrukturisasi Utang Rampung

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi Waskita Karya. Foto: Antara

JAKARTA, iNews.id - Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dikenakan suspensi oleh Bursa Efek Indonesia sejak 8 Mei 2023 lalu. Hal itu karena Waskita gagal membayar utang yang sudah masuk jatuh tempo.

Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho pun menargetkan suspensi saham akan dibuka setelah perseroan menyelesaikan proses restrukturisasi. Baik kepada perbankan, vendor, maupun pemegang obligasi yang akan diselesaikan secara bertahap menyesuaikan dengan modal kerja yang dimiliki perseroan.

"Tentu next stepnya (setelah rampung restrukturisasi) akan kesana (lepas suspensi). Kalau suspend itu kan berarti harus clear terkait restrukturisasinya, artinya dengan MRA bisa menjadi sinyal positif ke saham kita," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Jumat (6/9/2024).

Sebelumnya, menandatangani Master Restructuring Agreement (MRA) dan pokok perubahan terms KMK Penjaminan (KMKP) PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan Kreditur Bank senilai Rp26,3 triliun.

Hanugroho menjelaskan saat ini bank swasta maupun bank BUMN telah menyetujui untuk perpanjangan tenor utang waskita senilai Rp26,3 triliun dari sebelumnya jatuh tempo 1 tahun menjadi 10 tahun dan penurunan suku bunga dari 5 persen menjadi 3,5 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Keuangan
4 hari lalu

481 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 7.106 Jelang Libur Panjang

Keuangan
6 hari lalu

296 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka Terkoreksi

Keuangan
9 hari lalu

483 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.362

Keuangan
10 hari lalu

383 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.389

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal