Ambisi GoTo, Tak Cuma Go Public di BEI tapi Dual Listing

Aditya Pratama
Gojek dan Tokopedia merger jadi GoTo dan berencana dual listing. (Foto: Ist)

"Prioritas kami bisa melantai di bursa Indonesia, dual listing, semoga bisa diwujudkan di tahun ini," ucap William.

GoTo diklaim bisa memiliki valuasi setidaknya 18 miliar dolar AS atau sekitar Rp257,4 triliun (kurs Rp14.300 per dolar AS). Ini hasil akumulasi pendanaan yang dilakukan dalam beberapa putaran oleh dua perusahaan tersebut hanya dalam dua tahun terakhir ini.

GoTo digadang-gadang akan bersaing melawan superioritas Grab and Sea Group demi menjadi sang penguasa Super Apps di Asia Tenggara. Pasar ini potensial karena dihuni populasi 650 juta konsumen. 

Hal tersebut memungkinkan karena ada modal besar berupa lebih dari 100 juta pengguna aktif per bulan, menjadikan GoTo sebagai platform konsumen digital terbesar di Indonesia. Platform ini memiliki layanan e-commerce, layanan berbasis permintaan, dan berbagai layanan keuangan.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
14 hari lalu

IPO Kilang Minyak Terbesar Afrika, Kekayaan Aliko Dangote Berpotensi Tembus Rp1.000 Triliun

20 hari lalu

DPR Rapat Bareng Tokopedia-TikTok Shop, Tegaskan Transaksi Online Harus Lebih Aman

28 hari lalu

Tips MotionTrade: 5 Bagian yang Wajib Dibaca Investor dalam Prospektus IPO

2 bulan lalu

MSCI Hapus Saham GOTO dari Indeks Indonesia, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal