BNPB Keluhkan Anggaran Terus Turun, Begini Komentar Kemenkeu

Rully Ramli
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Menurut dia, apabila lembaga tersebut membutuhkan dana untuk menanggulangi bencana, maka BNPB dapat mengajukan anggaran langsung ke Kemenkeu. Hal ini biasa disebut dengan anggaran siap pakai, yang berasal dari Bendahara Umum Negara (BUN).

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho sebelumnya mengeluhkan anggaran yang diterima lembaganya selalu mengalami penurunan setiap tahun. Hal ini kemudian diklaim dapat menghambat proses penanggulangan bencana.

"Anggaran BNPB terus menurun. Di satu sisi ancaman bencana meningkat tetapi anggaran bencana menurun. Tahun 2019 hanya mendapat Rp610 miliar, turun Rp90 miliar dibandin tahun ini, Rp700 miliar," tutur Sutopo.

Sutopo memaparkan, idealnya alokasi anggaran untuk BNPB sekitar 1 persen dari jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menjelaskan BNPB telah mengalkulasi dan mengajukan pagu anggaran setiap tahunnya.

Hanya saja, nilai realisasi dari Kemenkeu berbeda dari yang diajukan. Di banyak daerah, anggaran mitigasi juga sangat kecil, yaitu sebesar 0,002 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Padahal, idealnya, anggaran mitigasi bencana untuk daerah bisa mencapai 1 persen dari APBD.

"Untuk tsunami perlu melanjutkan program peringataan masterplan yang dulu pernah dilakukan 2012 kemudian berhenti karena tidak ada dukungan dana. Demikian juga kita perlu masterplan penanganan banjir, erupsi, longsor," ujar Sutopo.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu Sulteng: 1 Orang Tewas, 312 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Kekeringan Landa Kabupaten Bekasi, BNPB: 800 Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Gempa M6,7 Guncang Palu Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal