Investor Nilai Skema Blind Auction pada FCA Rawan Manipulasi Harga

Dinar Fitra Maghiszha
Investor mengkhawatirkan mekanisme perdagangan full call auction (FCA) dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK) dapat menimbulkan praktik manipulasi transaksi. (Foto: SINDOnews)

“Saya kurang setuju FCA ini transparan, karena cuma kuat-kuatan banyak-banyakan barang, banyak-banyakan modal kita bisa menyetir arah IEP dan IEV.” katanya.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menegaskan mekanisme FCA bertujuan untuk meredam order (baik beli/jual) yang agresif.

Dengan adanya IEP dan IEV, terang Inarno, harga suatu saham diperjumpakan (matching) pada harga terbaik, sehingga menurunkan volatilitas harga yang terjadi di pasar.

“Dengan mekanisme perdagangan periodic call auction, order book menjadi tidak terlalu sensitif ya atas order-order agresif dengan jumlah yang besar. Jadi justru ini akan mengurangi volatility,” ucap Inarno dalam konferensi pers belum lama ini.

Sebelumnya, berita ini juga disiarkan iNews pada acara Dialog Special iNews.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Digunakan untuk Transaksi QRIS

9 hari lalu

RUPSLB BEI Angkat Alex Widi Kristiono Jadi Komisaris, Gantikan Oki Ramadhana

10 hari lalu

Wakaf Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Ini Kata Bos BEI

11 hari lalu

Danantara Siapkan IPO 4 BUMN Besar, Kajian Ditargetkan Rampung dalam 12 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal