Wow, Cadangan Emas dan Valas Rusia yang Dibekukan Barat Mencapai Rp4.303 Triliun

Jeanny Aipassa
Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Cadangan emas dan valuta asing (valas) milik Rusia yang dibekukan Barat tercatat mencapai 300 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp4.303 triliun.

Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina, mengatakan pihaknya berencana untuk mengambil tindakan hukum atas pemblokiran emas, valas, dan aset milik warga Rusia. 

"Sanksi Barat telah membekukan sekitar 300 miliar dolar AS dari sekitar 640  miliar dolar AS yang dimiliki Rusia dalam cadangan emas dan valasnya," ujar Nabiullina, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (19/4/2022).

Menurut dia, sanksi Barat tersebut mempengaruhi pasar keuangan, dan mulai mempengaruhi perekonomian. Masalah utama akan terkait dengan pembatasan impor dan logistik perdagangan luar negeri, dan di masa depan dengan pembatasan ekspor.

Terkait dengan itu, lanjutnya, perusahaan-perusahaan Rusia perlu beradaptasi dengan mencari mitra baru. Bank Sentral Rusia sedang mempertimbangkan untuk membuat penjualan valas oleh eksportir lebih fleksibel.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal