AS dan Eropa Capai Titik Temu Cegah Perang Dagang

Rahmat Fiansyah
Presiden AS, Donald Trump (kanan) dan Presiden Komisi Eropa, Jean Claude Juncker (kiri) saat memberikan pernyataan di Rose Garden, Gedung Putih, Washington, Rabu (25/7/2018). (Foto: AFP/Saul Loeb)

Dalam kesepakatan, Uni Eropa juga membuat komitmen untuk membeli lebih banyak kacang kedelai dan gas alam dari AS. “Saya berniat untuk membuat kesepakatan hari ini. Dan kita telah membuat kesepakatan hari ini,” katanya.

Komisioner bidang Perdagangan Uni Eropa, Cecilia Malmstrom, yang mendampingi Juncker dalam pertemuan tersebut memuji kesepakatan yang diraih AS dan Uni Eropa. Melalui akun Twitternya, dia mengaku akan bekerja keras untuk mewujudkan kesepakatan itu dalam beberapa bulan ke depan.

Juncker mengatakan, Uni Eropa selama ini telah membeli 35 persen gas alam dari produsen AS, namun akan membeli lebih banyak lagi.

“Kami siap menginvestasikan uang untuk membangun infrastruktur dan terminal baru untuk mengantisipasi impor energi dari AS dan negara lain, tapi terutama dari AS, jika memang kondisinya cocok dan harganya kompetitif,” kata Juncker usai bertemu Trump.

Kesepakatan tersebut mendapat tanggapan positif dari negara-negara Eropa, terutama Jerman yang selama ini memproduksi mobil yang diekspor ke AS. Menteri Ekonomi Jerman, Peter Altmaier memuji terobosan yang dilakukan oleh Trump dan Juncker.

“Selamat untuk Juncker, Donald Trump karena berhasil menemukan terobosan untuk mencegah perang dagang, dan menyelamatkan jutaan lapangan kerja! Ini bagus untuk ekonomi global!,” kata Peter dalam akun Twitternya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
18 jam lalu

PM Spanyol Sanchez: Eropa Menentang Perang Iran, Ilegal!

Internasional
18 jam lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Internasional
19 jam lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal