BPK Ingatkan Pengelolaan Utang di Tengah Covid-19

Antara
BPK mengingatkan minimnya regulasi risiko utang berpotensi menimbulkan gangguan atas keberlangsungan fiskal di masa mendatang. (Foto: Grafis/Sindo)

Publikasi ini juga mengingatkan segala hal yang berkaitan dengan keuangan negara harus berlangsung dengan asas akuntabilitas agar hasil akhirnya bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Temuan itu menjadi relevan karena seluruh dunia saat ini, termasuk Indonesia, sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang dampaknya melumpuhkan sendi-sendi perekonomian.

Untuk mengatasi Covid-19, maka pemerintah melalui Perppu Nomor 1 Tahun 2020, yang telah disetujui menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020, memutuskan untuk memperlebar defisit anggaran.

Berdasarkan Perpres 54 Tahun 2020 pemerintah telah memperlebar defisit anggaran hingga 5,07 persen terhadap PDB atau lebih dari batas tiga persen sesuai UU Nomor 17 Tahun 2003. Pelebaran ini dilakukan agar pemerintah mempunyai dana yang mencukupi untuk penanganan Covid-19 senilai Rp405,1 triliun.

Dana itu dibutuhkan untuk penanganan kesehatan Rp75 triliun, Jaring Pengaman Sosial Rp110 triliun, insentif perpajakan dan stimulus Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp70,1 triliun, dan Pemulihan Ekonomi Nasional Rp150 triliun.

Dalam perkembangan terakhir, defisit itu diperkirakan melebar hingga 6,27 persen terhadap PDB, karena rendahnya realisasi pertumbuhan triwulan I-2020 serta adanya tambahan realokasi anggaran.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Buletin
3 hari lalu

KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Bisnis
16 hari lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

Nasional
19 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.660 Triliun pada Kuartal I 2026

Nasional
23 hari lalu

Ekonom Sebut Tudingan Utang Negara Naik akibat MBG Tak Tepat: Cara Berpikir Terlalu Dangkal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal