KTNA Minta Bulog Serap Gabah dan Jagung secara Maksimal

Anindita Trinoviana
Ketua Umum KTNA Yadi Sofyan. (Foto: dok Kementan)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Yadi Sofyan Noor mempertanyakan peranan Badan Urusan Logistik (Bulog) yang selalu bersemangat dalam melakukan impor beras dan jagung. Namun pada saat yang sama, Bulog sepertinya enggan untuk menyerap gabah.

Karena itu, Yadi meminta agar Bulog melakukan penyerapan gabah dan jagung secara maksimal ketimbang harus mengejar importasi komoditas lain seperti daging kerbau. Menurut Yadi, gabah dan jagung lebih penting mengingat ketersediaannya sangat diharapkan.

"Bulog ini semangat kalau impor beras dan jagung, tapi ketika diminta serap gabah dan jagung mereka seolah tidak berdaya, ada apa?" ujar Yadi, Rabu (3/4/2024).

Yadi mengatakan, saat ini para petani tengah menanti pembelian hasil panen rayanya dibeli pemerintah. Mereka khawatir jika tidak diserap maka harga yang ada saat ini semakin jatuh dan terperosok ke titik yang mengkhawatirkan.

"Jangan sampai hal seperti itu terjadi karena jerih payah petani tak dihargai. Kan selama ini Bulog punya tugas dan fungsi menyerap, ya lakukan saja penyerapan," katanya.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pegadaian Praya Dukung Pembangunan Infrastruktur Sekolah, Kenalkan Investasi Emas Sejak Dini

57 tahun lalu

Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua

57 tahun lalu

CEO Talks Unand: Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

57 tahun lalu

Perkuat Pembiayaan Produktif, BSI Apresiasi Penempatan SAL di Sektor Perbankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal