Melalui hal-hal seperti itu, pihaknya bisa mengakselerasi pembangunan jalan tol sepanjang 782 kilometer, termasuk tol Jakarta-Surabaya-Pasuruan.
“Selama empat tahun itu kita telah membangun 782 kilometer. Dan hitungan kita, akhir tahun 2019 ini akan ada tambahan, sehingga total selama lima tahun nanti akan menjadi 1.854 kilometer,” kata Jokowi.
Dia meminta untuk tidak cepat puas karena negara-negara lain seperti China dalam kurun waktu yang sama bisa membangun jalan tol 280.000 kilometer. “Malaysia yang setelah kita sampai saat ini juga 1.824 kilometer,” tutur dia.
Dengan telah dibangunnya sejumlah ruas baru jalan tol, Jokowi ingin ada titik-titik kawasan wisata, industri, dan ekonomi khusus. Dengan begitu, hal ini menjadi titik-titik pertumbuhan ekonomi baru yang akhirnya membuka lapangan pekerjaan yang banyak.
“Goal-nya seperti itu, infrastruktur goal-nya mesti ke sana,” tuturnya.