Lampaui Target, Realisasi Pendapatan Negara di 2021 Capai Rp2.011 Triliun

Michelle Natalia
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, realisasi pendapatan negara di 2021 melampaui target. Hal tersebut dia sampaikan saat melaporkan pokok-pokok Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2021 atau RUU P2 APBN dalam rapat paripurna DPR RI ke-26 di Jakarta, Kamis (30/6/2022). 

Sri Mulyani menyampaikan bahwa dokumen ini disampaikan dalam bentuk laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) tahun 2021 yang telah diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Adapun seluruh kinerja keuangan negara pada tahun 2021, sambung dia, tercermin dalam LKPP 2021. Dalam laporan realisasi APBN, realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.011,3 triliun, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.547,8 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp458,5 triliun, dan penerimaan hibah sebesar Rp5 triliun. 

Realisasi pendapatan negara tersebut melampaui target yang ditetapkan dalam APBN tahun 2021 yaitu 115,35 persen atau mengalami pertumbuhan 22,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2020.

"Ini adalah pencapaian di atas 100 persen pertama kali sejak 12 tahun terakhir. Realisasi penerimaan pajak tahun 2021 mencapai Rp1.547,8 triliun, atau sebesar 107,15 persen dari target APBN TA 2021. Ini berarti, pada tahun 2021 lalu, penerimaan negara telah kembali pada level pra-pandemi pada tahun 2019 yaitu sebesar Rp1.546 triliun," ujar Sri Mulyani.

Realisasi belanja di Tahun Anggaran (TA) 2021 mencapai Rp2.786.4 triliun atau 101,32 persen dari APBN TA 2021. Realisasi belanja tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.000,7 triliun, dan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp785,7 triliun. Berdasarkan realisasi pendapatan negara dan realisasi belanja negara tersebut, defisit anggaran tahun 2021 adalah sebesar Rp775,06 triliun.

"Realisasi defisit ini jauh lebih kecil dari yang dianggarkan untuk tahun 2021 dengan defisit sebesar 4,57 persen dari PDB. Ini jauh lebih rendah dari target APBN semula yaitu sebesar 5,7 persen dari PDB," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Penjelasan Menkeu Purbaya soal Kenaikan Gaji ASN di 2026

Nasional
1 bulan lalu

Defisit APBN Terancam Melebar di Akhir Tahun, Purbaya: Nggak Bisa Tidur Tunggu Uang Masuk

Nasional
1 bulan lalu

Kapolri Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap Polri di Aceh Tamiang, bakal Dibangun 300 Rumah

Megapolitan
2 bulan lalu

Ketua dan Bendahara NPCI Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Atlet Difabel Rp7,1 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal