Neraca Dagang RI Tembus 3,26 Miliar Dolar AS, Surplus 53 Bulan Berturut-turut

Suparjo Ramalan
Plt kepala BPS Amalia A Widyasanti. (Foto: Atikah Umiyani)

Sedangkan, komoditas migas Indonesia mencatatkan defisit sebesar 1,36 miliar dolar AS. Defisit ini disumbang oleh komoditas hasil minyak dan minyak mentah.

Adapun nilai ekspor September tahun ini mencapai 22,08 miliar atau turun 5,80 persen. Sementara impor menyentuh 18,82 miliar dolar AS, turun 8,91 persen dari Agustus 2024.

Amalia menjelaskan, pada september 2024 perubahan harga komoditas di pasar internasional bervariasi, peningkatan harga bulanan terjadi pada komoditas pertanian, logam mineral, dan logam mulia.

Sementara, harga komoditas energi mengalami penurunan karena penurunan harga minyak mentah.

“Pada September 2024, PMA manufaktur di beberapa negara mitra dagang utama menunjukan kelemahan. Sementara itu di India PMA masih berada di zona ekspansif,” katanya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

6 jam lalu

KPK Periksa 3 ASN Ditjen Bea Cukai, Dalami soal Impor Barang hingga Praktik Suap

1 hari lalu

BPS: Angka Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang

1 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal