Ratusan Kepala Daerah Dicokok KPK, Menkeu: Itu Sudah Mati Nuraninya

Rully Ramli
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id)

"Sebagian besar habis untuk gaji. Belanja daerah saat ini berupa belanja pegawai sebesar 36 persen. Itu sudah bagus, dulu sampai 60 persen. Barang dan jasa 23 persen, modal hanya 19 persen. Jadi pembangunan infrastruktur yang seharusnya 25 persen tidak tercapai di daerah," tutur Sri Mulyani.

Menurut dia, hal tersebut yang kemudian banyak membuat aparatur negara harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski sudah banyak pelaku tindak korupsi yang ditangkap, masih banyak pihak yang belum jera.

Menurut catatatnnya, saat ini sudah ada 111 kepala daerah ditangkap oleh KPK. "Kalau 10 ya mereka sial saja. 111? Tetep mereka sial juga? Itu sudah mati nuraninya," kata Sri Mulyani.

Karena itu, Sri Mulyani menekankan kepada semua pemda, untuk tidak mengambil hak masyarakat. "Jangan menghisap, jangan mengambil, dan jangan mengurangi hak masyarakat. Itu seperti anda, memakan telur anda sendiri," kata Sri Mulyani.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
19 jam lalu

KPK Ungkap Barang Bukti OTT di BNPB: Uang Rp3,3 Miliar, Aset Kripto hingga Logam Mulia

20 jam lalu

KPK Ungkap Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Salah Satu Tersangka usai OTT

21 jam lalu

Breaking News: KPK Tahan 5 Tersangka terkait OTT di BNPB

22 jam lalu

KPK Sudah Tetapkan Sejumlah Tersangka usai OTT BNPB, Siapa saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal