Edy menjelaskan, sumur bor dapat dibuat dengan kedalaman sekitar 30 hingga 50 meter. Prabowo kembali menekankan agar pembangunan sumur bor dilakukan segera setiap kali hotspot terdeteksi.
"Ya langsung ke situ langsung bikin bor air. Begitu ada hotspot bikin bor air di situ. Jangan tunggu titik api," ujarnya.
Edy sebelumnya melaporkan luas lahan yang terbakar di Riau sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277,50 hektare. Dari jumlah tersebut, 521 titik telah berkembang menjadi titik api.
Sebagian besar titik api berhasil dipadamkan. Namun, hingga kini masih terdapat tujuh titik api dengan luas sekitar 900 hektare yang tersebar di empat kabupaten.
Prabowo mengapresiasi penanganan karhutla yang dilakukan pemerintah daerah bersama aparat di Riau.