JAKARTA, iNews.id - Anak sering menyipitkan mata saat membaca atau melihat tulisan di papan tulis? Orang tua sebaiknya tidak mengabaikan kebiasaan tersebut karena bisa menjadi salah satu tanda gangguan penglihatan, termasuk rabun jauh atau miopia.
Gangguan penglihatan pada anak terkadang tidak disadari sejak awal. Anak mungkin belum memahami bahwa penglihatannya tidak normal atau kesulitan menjelaskan keluhan yang dirasakan. Akibatnya, masalah mata baru diketahui ketika anak mulai kesulitan mengikuti pelajaran atau melakukan aktivitas sehari-hari.
Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, mengatakan kelainan refraksi dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini perlu dikenali sejak dini karena dapat memengaruhi kenyamanan belajar hingga kualitas hidup.
"Kelainan refraksi, seperti mata minus, plus, dan silinder, dapat dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini kerap tidak disadari sejak awal, padahal dapat memengaruhi kenyamanan belajar, produktivitas, hingga kualitas hidup sehari-hari," kata Prof Tjahjono dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
"Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala penting untuk mengenali gangguan penglihatan sedini mungkin agar dapat ditangani secara tepat," tambahnya.