Secara global, influenza masih menjadi ancaman kesehatan yang signifikan. Data dari World Health Organization menyebutkan penyakit ini menyebabkan sekitar 290.000 hingga 650.000 kematian setiap tahun di seluruh dunia.
Namun, tingkat vaksinasi influenza pada orang dewasa di Indonesia masih tergolong rendah. Cakupannya hanya sekitar 0,5 per 1.000 populasi, sehingga perlindungan terhadap penyakit ini belum optimal.
Padahal, vaksin influenza memiliki peran penting dalam melindungi ibu hamil dari komplikasi infeksi. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh ibu, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan bayi dalam kandungan.
dr Sukamto menjelaskan vaksin yang diberikan kepada ibu hamil mampu membentuk antibodi. Antibodi tersebut kemudian dapat ditransfer ke janin sehingga memberikan perlindungan sejak dalam kandungan.
“Ibunya dulu divaksin pada waktu hamil supaya menghasilkan antibodi yang bisa ditransfer ke janinnya,” ujar dr Sukamto.