Apakah Pria dengan Penyakit Azoospermia Masih Bisa Punya Anak? Ini Jawabannya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi kondisi Azoospermia. (Foto: Freepik)

2. Aspirasi Sperma (TESA/PESA)

Jika sperma tidak bisa keluar secara alami, dokter dapat mengambil sperma langsung dari testis atau epididimis melalui prosedur medis khusus.

3. Terapi Hormon

Jika penyebabnya adalah gangguan hormon, terapi hormon bisa membantu meningkatkan produksi sperma.

4. Teknik Bayi Tabung (IVF + ICSI)

Jika hanya sedikit sperma yang ditemukan, teknik In Vitro Fertilization (IVF) dengan Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI) bisa membantu pembuahan secara langsung di laboratorium.

"Dengan diagnostik terkini, terapi hormonal yang tepat, hingga prosedur bedah dan teknik reproduksi berbantu, diharapkan pasangan yang menanti buah hati bisa mendapatkan keinginannya," ujar General Manager Medis Bethsaida Hospital dr Luxandre.

Demikian informasi mengenai kondisi azoospermia pada pria yang menjadi penyebab sulit memiliki anak, termasuk solusi untuk masalah tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Super Flu Menyebar di Indonesia, Kenali Gejala dan Tanda Bahayanya

2 hari lalu

Kemenkes Imbau Masyarakat Pakai Masker Lagi di Tengah Merebaknya Super Flu

2 hari lalu

Apa Itu Super Flu alias Influenza A (H3N2) Subclade K yang Kini Menyerang Indonesia?

2 hari lalu

184 Kasus Super Flu Ditemukan di 20 Provinsi, Kemenkes Pastikan Masih Terkendali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal