Namun, persoalannya menjadi berbeda ketika seseorang menggunakan etomidate berulang kali melalui vape.
Kajian Advisory Council on the Misuse of Drugs (ACMD) Inggris yang diperbarui pada Februari 2026 menemukan sejumlah laporan gangguan fungsi adrenal pada pengguna etomidate melalui vape. Pemeriksaan pada beberapa kasus menunjukkan kadar kortisol rendah atau perubahan hormon yang konsisten dengan penghambatan enzim 11β-hydroxylase.
Paparan etomidate melalui vape tidak hanya dikaitkan dengan perubahan kadar hormon secara laboratorium.
Sebuah laporan kasus yang diterbitkan pada 2026 menggambarkan seorang perempuan berusia 33 tahun yang mengalami insufisiensi adrenal setelah menggunakan rokok elektronik yang mengandung etomidate.
Pasien tersebut mengalami episode pingsan berulang. Pemeriksaan menunjukkan gangguan fungsi adrenal dan dia akhirnya mendapatkan terapi pengganti hormon. Setelah berhenti menggunakan vape etomidate, pemulihan fungsi adrenal membutuhkan waktu berbulan-bulan; pada kasus tersebut, insufisiensi adrenal teratasi setelah sekitar delapan bulan.