Peneliti juga mencatat bahwa pemulihan tidak selalu berlangsung cepat. Dalam laporan kasus sebelumnya, terdapat pasien yang masih mengalami insufisiensi adrenal lima bulan setelah berhenti menggunakan etomidate.
Efek etomidate terhadap adrenal juga dapat berkaitan dengan gangguan kadar elektrolit, terutama hipokalemia, yaitu kondisi ketika kadar kalium dalam darah terlalu rendah.
Kalium sangat penting untuk kerja otot dan jantung. Jika kadarnya turun terlalu rendah, seseorang dapat mengalami kelemahan otot, kesulitan bernapas dan gangguan irama jantung.
Penelitian yang dipublikasikan di Frontiers in Endocrinology pada 2024 melaporkan dua kasus pengguna rokok elektronik yang mengandung etomidate. Keduanya mengalami hipokalemia berat dan kelemahan pada tungkai hingga kesulitan berjalan. Pemeriksaan juga menunjukkan gangguan pada kadar kortisol serta fungsi adrenal.
Dalam tinjauan ACMD terhadap 76 pasien yang dilaporkan dalam beberapa seri kasus, hipokalemia ditemukan pada 47 pasien. Kadar kalium terendah yang dilaporkan mencapai 1,69 mmol/L, jauh di bawah kisaran normal sekitar 3,5-4,5 mmol/L. Dua pasien yang menggunakan vape etomidate sekitar enam bulan mengalami kelemahan tungkai yang dikaitkan dengan hipokalemia berat.