Bahaya Gunakan Antibiotik Sembarangan, Penyakit Pasien Jadi Sulit Diobati

Binti Mufarida
Kemenkes mengimbau waspada terhadap penggunaan antibiotik karena bisa menyebabkan munculnya bakteri kebal terhadap obat sehingga pasien sulit disembuhhkan. (Foto: Instagram/Kemenkes)

“Kelima, biaya tinggi. Karena perawatan AMR membutuhkan waktu yang lama (Length of Stay/Los memanjang) sehingga pengobatan AMR menjadi sangat mahal, produktivitas pasien dan keluarga penunggu menurun, serta membebani pasien dan jaminan kesehatan,” kata Azhar. 

Menilik dampak infeksi resistensi antimikroba pada pasien, masyarakat diimbau untuk bijak dalam mengkonsumsi antibiotik. Upaya ini untuk mencegah terjadinya risiko infeksi AMR.

Kemenkes pun menyampaikan beberapa imbauan kepada masyarakat terkait konsumsi antibiotik, sebagai berikut: 

a. Gunakan antibiotik hanya ketika diresepkan oleh dokter. Ikuti petunjuk dokter mengenai dosis dan durasi pengobatan. 

b. Jangan menggunakan antibiotik yang dibeli tanpa resep atau sisa obat dari perawatan sebelumnya. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 jam lalu

Kemenkes Ungkap Kualitas Udara di 25 Wilayah Terdampak Karhutla, Pontianak Status Berbahaya

3 hari lalu

Tak Hanya Operasi Tulang, Persalinan hingga Cuci Darah Dikerjakan di RS Lapangan NTT

3 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

3 hari lalu

Lebih dari 10 Korban Patah Tulang Gempa NTT Sudah Dioperasi di RS Lapangan, Ini Datanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal