2. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Kadar LDL yang tinggi berkaitan dengan penumpukan plak pada pembuluh darah. Penumpukan tersebut dapat menghambat aliran darah di dalam tubuh.
Kondisi ini diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke. Selain itu, konsumsi lemak jenuh yang tinggi juga dapat memperburuk rasio kolesterol secara keseluruhan.
3. Meningkatkan Kadar Trigliserida
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi lemak, termasuk lemak sapi, dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah.
Trigliserida yang tinggi menjadi salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular. Kondisi ini juga sering dikaitkan dengan berbagai gangguan metabolisme.
Jika kadar trigliserida terus meningkat, risiko penyakit jantung dapat menjadi lebih besar.
4. Sedikit Meningkatkan Kolesterol Baik
Di sisi lain, konsumsi lemak sapi juga dapat meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik. Namun peningkatan HDL tersebut biasanya tidak sebanding dengan kenaikan kadar LDL. Akibatnya, manfaat yang diperoleh cenderung lebih kecil dibandingkan risikonya.
Sebab itu, para ahli tetap menyarankan agar konsumsi lemak sapi dilakukan secara bijak.