JAKARTA, iNews.id - Beef tallow atau lemak sapi kini kembali digemari masyarakat sebagai bahan memasak. Namun di balik popularitasnya, konsumsi lemak sapi berlebihan perlu diwaspadai karena berpotensi berdampak pada kesehatan jantung.
Beef tallow merupakan lemak yang berasal dari jaringan lemak sapi yang dilelehkan. Bahan ini sering digunakan untuk menggoreng atau sebagai campuran dalam berbagai olahan makanan.
Meski memberikan cita rasa gurih pada masakan, lemak sapi mengandung kadar lemak jenuh cukup tinggi. Kondisi ini membuat konsumsi berlebihan dapat memengaruhi kadar kolesterol dan kesehatan kardiovaskular.
Dilansir dari Verywell Health, lemak sapi diketahui mengandung hampir 50 persen lemak jenuh. Jenis lemak ini berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah.
Berikut sejumlah dampak kesehatan yang dapat muncul jika terlalu sering mengonsumsi lemak sapi.
1. Meningkatkan Kolesterol Jahat
Lemak sapi mengandung kadar lemak jenuh yang cukup tinggi. Lemak jenuh diketahui dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah.
Selain itu, lemak jenuh juga dapat memengaruhi cara hati memproduksi dan membuang kolesterol. Akibatnya, kadar kolesterol dalam darah berpotensi meningkat.
Jika kondisi ini terjadi dalam jangka panjang, risiko gangguan kesehatan pada pembuluh darah dapat meningkat.