Bukan Keringat Bau, Ini Penyebab Aroma Menyengat Setelah Makan Bawang

Niko Prayoga
dr Tirta menjelaskan penyebab sebenarnya aroma menyengat setelah mengonsumsi bawang. (Foto: Ilustrasi/AI)

Menurutnya, keringat sebenarnya tidak memiliki aroma menyengat. Bau yang muncul berasal dari interaksi antara senyawa sulfur yang keluar melalui kulit dengan bakteri yang hidup di permukaan tubuh.

Bakteri tersebut memecah senyawa AMS dan menghasilkan aroma tajam yang identik dengan bawang. Sebab itu, seseorang bisa tetap mengeluarkan bau khas bawang meski sudah selesai makan beberapa jam sebelumnya.

Bahkan, aroma tersebut dapat bertahan cukup lama. Dalam beberapa kasus, bau bawang dapat tercium hingga satu sampai dua hari setelah dikonsumsi, tergantung kondisi metabolisme tubuh masing-masing orang.

Selain dipengaruhi jenis makanan, tingkat aroma yang muncul juga bergantung pada kesehatan organ hati. Hati memiliki peran penting dalam memecah senyawa sulfur agar dapat dikeluarkan tubuh dengan lebih efektif.

dr Tirta mengatakan aktivitas enzim flavin containing monooxygenase (FMO3) di hati turut menentukan seberapa cepat senyawa sulfur tersebut diproses. Jika fungsi hati bekerja optimal, aroma yang muncul umumnya lebih cepat hilang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
25 hari lalu

Tak Bisa Sembarangan! Ini Syarat Ginjal Babi Bisa Ditanam ke Tubuh Manusia

27 hari lalu

Bukan Cuma Penyaring Racun, Catat Ini 5 Fungsi Penting Ginjal bagi Tubuh

1 bulan lalu

5 Kebiasaan Sehari-hari Tanpa Disadari Bikin Ginjal Rusak, Nomor 1 dan 2 Sering Dianggap Sepele

1 bulan lalu

Keringat Bukan Penyebab Bau Badan, Ternyata Ini Biang Keroknya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal