Demam pada Bayi Baru Lahir Tak Boleh Disepelekan, Harus Ditangani Dokter!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak demam. (Foto: Ilustrasi AI)

Demam bisa menjadi salah satu tanda infeksi, termasuk infeksi bakteri yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan segera. Karena itu, orang tua tidak dapat menentukan tingkat keparahan penyakit hanya berdasarkan apakah bayi masih terlihat tenang atau tetap mau menyusu.

Suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih pada bayi berusia kurang dari tiga bulan harus dianggap sebagai kondisi yang memerlukan evaluasi medis segera.

"Orang tua sebaiknya tidak menunggu hingga demam berlangsung berjam-jam atau sampai muncul gejala lain. Pemeriksaan dini membantu dokter menilai kemungkinan penyebab, menentukan pemeriksaan yang dibutuhkan, serta memberikan penanganan sesuai kondisi bayi," kata dr Piprim, Senin (12/10/2026).

Jangan Menunggu Bayi Terlihat Semakin Sakit

Selain suhu tubuh yang meningkat, orang tua perlu mewaspadai perubahan perilaku atau kondisi fisik bayi. Tanda bahaya antara lain bayi sulit dibangunkan, tampak sangat lemas, tidak mau menyusu, mengalami kesulitan bernapas, kejang, atau menunjukkan perubahan warna kulit yang tidak biasa.

Muntah berulang dan diare juga perlu diperhatikan, terutama jika bayi menunjukkan tanda kekurangan cairan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 jam lalu

Telur Mentah Tidak Terbukti Bisa Turunkan Demam pada Bayi, Jangan Pernah Dicoba!

4 jam lalu

IDAI Larang Keras Bayi Diberikan Telur Mentah, Bisa Bahayakan Nyawa!

4 jam lalu

IDAI Angkat Bicara soal Bayi Alena Meninggal Dunia usai Diberi Telur Mentah

4 jam lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Bayi Alena Ternyata Demam Tinggi dan Dikasih Telur Mentah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal