Diet atau Kardio, Mana Lebih Efektif untuk Menurunkan Lemak Tubuh?

Mei Sada Sirait
Selain olahraga, pola makan memiliki peran besar dalam menciptakan defisit kalori yang menjadi kunci dalam proses penurunan lemak tubuh. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Diet atau kardio sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Banyak orang memperbanyak olahraga seperti jogging, jalan cepat hingga latihan interval dengan harapan kalori yang terbakar dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

Namun, olahraga bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Pola makan justru memiliki peran besar dalam menciptakan defisit kalori yang menjadi kunci dalam proses penurunan lemak tubuh.

Dikutip dari Verywell Health, pola makan dan kardio sama-sama berperan dalam proses fat loss. Meski demikian, mengatur asupan kalori biasanya lebih efektif untuk menciptakan defisit kalori dibandingkan hanya mengandalkan olahraga.

Penurunan lemak terjadi ketika tubuh berada dalam kondisi defisit kalori, yaitu saat energi yang digunakan lebih banyak dibandingkan energi yang masuk melalui makanan.

Mengurangi sekitar 400 hingga 500 kalori dari asupan harian melalui pilihan makanan dinilai lebih mudah dipertahankan dibandingkan harus berolahraga setiap hari untuk menciptakan defisit kalori dalam jumlah yang sama.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
27 hari lalu

Berat Badan Susah Turun Padahal Sudah Diet dan Rajin Olahraga, Ini Penyebabnya

2 bulan lalu

Diet Ekstrem hingga Bikin GERD Kambuh, Dokter Ungkap Bahaya Pangkas Kalori Berlebih

2 bulan lalu

Tips Sederhana Kurangi Gula, Minyak dan Kalori Tanpa Harus Diet Ketat

2 bulan lalu

Bukan Diet Ketat, Ade Rai Sebut Protein Kunci Tetap Muda dan Tubuh Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal