Diet atau Kardio, Mana Lebih Efektif untuk Menurunkan Lemak Tubuh?

Mei Sada Sirait
Selain olahraga, pola makan memiliki peran besar dalam menciptakan defisit kalori yang menjadi kunci dalam proses penurunan lemak tubuh. (Foto: Ilustrasi AI)

Pasalnya, makanan berkalori tinggi dapat memberikan energi dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Sebagai gambaran, jogging selama sekitar 30 menit dapat membakar sekitar 200 hingga 300 kalori.

Jumlah tersebut kurang lebih setara dengan kalori dari segenggam besar kacang-kacangan. Karena itu, mengandalkan olahraga untuk membakar seluruh kalori yang dikonsumsi bisa menjadi tantangan.

Pola makan juga dapat membantu mengontrol rasa lapar. Memilih makanan tinggi protein dan serat dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga membantu seseorang mempertahankan pola makan sesuai target.

Meski demikian, bukan berarti kardio tidak penting. Aktivitas seperti latihan kardio membantu meningkatkan total energi yang dikeluarkan tubuh.

Semakin aktif bergerak, semakin banyak energi yang digunakan selama aktivitas. Kardio juga dikaitkan dengan peningkatan fleksibilitas metabolik, yakni kemampuan tubuh menggunakan karbohidrat maupun lemak sebagai sumber energi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
27 hari lalu

Berat Badan Susah Turun Padahal Sudah Diet dan Rajin Olahraga, Ini Penyebabnya

2 bulan lalu

Diet Ekstrem hingga Bikin GERD Kambuh, Dokter Ungkap Bahaya Pangkas Kalori Berlebih

2 bulan lalu

Tips Sederhana Kurangi Gula, Minyak dan Kalori Tanpa Harus Diet Ketat

2 bulan lalu

Bukan Diet Ketat, Ade Rai Sebut Protein Kunci Tetap Muda dan Tubuh Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal