Diet atau Kardio, Mana Lebih Efektif untuk Menurunkan Lemak Tubuh?

Mei Sada Sirait
Selain olahraga, pola makan memiliki peran besar dalam menciptakan defisit kalori yang menjadi kunci dalam proses penurunan lemak tubuh. (Foto: Ilustrasi AI)

Selain olahraga dan pola makan, tidur selama tujuh hingga sembilan jam juga perlu diperhatikan. Tidur yang cukup membantu mengatur hormon yang berkaitan dengan rasa lapar dan kenyang.

Stres juga menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan. Stres kronis dapat meningkatkan kadar kortisol yang dalam kondisi tertentu dapat memengaruhi distribusi lemak tubuh.

Pada akhirnya, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten lebih penting dibandingkan perubahan ekstrem yang sulit dipertahankan. Memperhatikan asupan protein, memperbanyak aktivitas sehari-hari, cukup minum, dan mengurangi makanan ultra-proses dapat menjadi bagian dari pola hidup untuk menjaga komposisi tubuh.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
27 hari lalu

Berat Badan Susah Turun Padahal Sudah Diet dan Rajin Olahraga, Ini Penyebabnya

2 bulan lalu

Diet Ekstrem hingga Bikin GERD Kambuh, Dokter Ungkap Bahaya Pangkas Kalori Berlebih

2 bulan lalu

Tips Sederhana Kurangi Gula, Minyak dan Kalori Tanpa Harus Diet Ketat

2 bulan lalu

Bukan Diet Ketat, Ade Rai Sebut Protein Kunci Tetap Muda dan Tubuh Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal