Donor Ginjal Tak Boleh Kerja Berat? Dokter Ungkap Fakta Mengejutkan

Mei Sada Sirait
Dokter Spesialis Urologi, Konsultan Urologi Transplantasi, Profesor Dr dr Nur Rasyid, Sp.U(K) mengungkapkan pendonor ginjal tetap bisa melakukan pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik, termasuk pekerjaan berat. (Foto: Ilustrasi AI)

Prof Nur Rasyid juga mengungkap penelitian di Amerika Serikat yang membandingkan kondisi 100 orang yang menjadi pendonor ginjal dengan 100 orang yang tidak menjadi pendonor. Keduanya kemudian dipantau dalam jangka waktu tertentu.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan kelompok pendonor memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibandingkan kelompok yang tidak menjadi pendonor.

“Hasilnya ternyata yang jadi donor lebih sehat daripada masyarakat yang bukan donor. Kenapa? Karena yang jadi donor tahu bahwa ginjal tinggal satu, dia akan teratur check-up. Dia akan jaga,” ujarnya.

Meski dapat kembali beraktivitas, pendonor tetap perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan ginjal. Beberapa faktor seperti berat badan, tekanan darah, pola makan dan aktivitas fisik perlu dijaga agar fungsi ginjal tetap optimal.

Prof Nur Rasyid mengingatkan pendonor untuk menghindari obesitas dan hipertensi. Pola makan juga perlu diperhatikan dengan mengurangi konsumsi makanan atau minuman manis serta tetap aktif bergerak.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Ginjal Bisa Rusak karena Obat Pereda Nyeri hingga Vitamin D, Ini Penjelasan Dokter

9 hari lalu

Jangan Asal Minum Obat dan Jamu, Dokter Ungkap Risiko Kerusakan Ginjal

2 bulan lalu

Bukan Keringat Bau, Ini Penyebab Aroma Menyengat Setelah Makan Bawang

2 bulan lalu

Malas Minum Air Putih, Ginjal Bisa Kewalahan Saring Kotoran dalam Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal