IDAI Larang Keras Bayi Diberikan Telur Mentah, Bisa Bahayakan Nyawa!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi bayi. (Foto: Ilustrasi AI)

Risiko ini perlu menjadi perhatian karena bayi baru lahir masih sangat rentan terhadap gangguan kesehatan. Diare dan muntah, misalnya, dapat menyebabkan kehilangan cairan yang berbahaya apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, telur mentah tidak boleh digunakan sebagai upaya pengobatan untuk mengatasi demam atau keluhan kesehatan lainnya pada bayi.

IDAI juga menegaskan bahwa telur mentah tidak memberikan keuntungan gizi yang dapat membenarkan risiko pemberiannya kepada bayi. Keamanan, tekstur, dan cara penyajian makanan harus selalu disesuaikan dengan usia serta kemampuan makan anak.

Bayi di Bawah 6 Bulan Dianjurkan Mendapatkan ASI Eksklusif

Selain mengingatkan risiko telur mentah, IDAI menegaskan pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sesuai tahap perkembangannya.

IDAI mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, kemudian melanjutkan pemberian ASI bersama makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia dua tahun atau lebih.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
33 menit lalu

IDAI Angkat Bicara soal Bayi Alena Meninggal Dunia usai Diberi Telur Mentah

42 menit lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Bayi Alena Ternyata Demam Tinggi dan Dikasih Telur Mentah

54 menit lalu

Tragis! Bayi Berusia 28 Hari Meninggal Dunia usai Diberikan Telur Mentah oleh Neneknya

4 hari lalu

Kediri Geger! Polisi Ungkap 2 Kasus Pembunuhan Bayi dan Aborsi, 4 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal