IDAI Larang Keras Bayi Diberikan Telur Mentah, Bisa Bahayakan Nyawa!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi bayi. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kasus meninggalnya bayi berusia 28 hari bernama Alena menjadi pengingat penting bagi orang tua agar tidak sembarangan memberikan makanan kepada bayi. 

Bayi Alena sebelumnya dikabarkan mengalami demam sebelum diduga diberikan telur mentah oleh neneknya. Kondisinya kemudian memburuk hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.

Alena dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pukul 07.10 WIB. Kasus ini menyita perhatian publik sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai keamanan pemberian makanan kepada bayi yang belum genap berusia satu bulan.

Menanggapi perhatian masyarakat terhadap kasus tersebut, Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan penjelasan mengenai prinsip pemberian makanan pada bayi, termasuk risiko telur mentah atau setengah matang.

Ketua Pengurus Pusat IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K), menegaskan bahwa makanan yang diberikan kepada bayi harus memperhatikan usia, kebutuhan gizi, kesiapan perkembangan, serta keamanan pangan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
17 menit lalu

IDAI Angkat Bicara soal Bayi Alena Meninggal Dunia usai Diberi Telur Mentah

26 menit lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Bayi Alena Ternyata Demam Tinggi dan Dikasih Telur Mentah

38 menit lalu

Tragis! Bayi Berusia 28 Hari Meninggal Dunia usai Diberikan Telur Mentah oleh Neneknya

4 hari lalu

Kediri Geger! Polisi Ungkap 2 Kasus Pembunuhan Bayi dan Aborsi, 4 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal