Pemberian makanan yang tidak sesuai dengan usia dan kemampuan menelan bayi dapat meningkatkan risiko tersedak, aspirasi atau masuknya makanan ke saluran napas, serta gangguan pemberian makan.
IDAI tidak melarang pemberian telur kepada bayi yang sudah siap menerima MPASI. Telur yang dimasak hingga matang merupakan sumber protein berkualitas tinggi dan mengandung berbagai zat gizi penting untuk mendukung pertumbuhan anak.
Namun, orang tua harus memastikan telur dimasak hingga bagian putih dan kuningnya matang sempurna. Proses pemasakan yang tepat membantu meningkatkan keamanan pangan serta daya cerna protein telur.
Telur dapat diperkenalkan sebagai salah satu bahan MPASI ketika bayi telah mencapai usia dan kesiapan untuk menerima makanan pendamping ASI. Teksturnya perlu disesuaikan dengan kemampuan makan bayi.
IDAI juga menyebutkan bahwa pemberian telur tidak perlu ditunda hingga anak berusia satu tahun semata-mata untuk mencegah alergi, kecuali terdapat pertimbangan medis khusus.