Ingin Berobat Kanker Langka ke Singapura? Ini yang Perlu Dipertimbangkan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien kanker langka. (Foto: Ilustrasi AI)

Sebagai contoh, sarkoma, limfoma, tumor neuroendokrin, dan kanker otak memiliki karakteristik yang berbeda. Pasien perlu memastikan bahwa dokter yang dituju memiliki keahlian yang relevan dengan kondisi tersebut.

Dokter Kevin Tay, Senior Consultant Medical Oncologist di OncoCare Cancer Centre, mengatakan kanker langka dapat menghadirkan tantangan tersendiri dalam proses diagnosis dan pengobatan.

"Kanker langka termasuk jenis kanker yang paling menantang untuk didiagnosis dan ditangani. Pasien kerap merasa cemas dan sendiri saat menghadapi kondisi medis yang jarang ditemui banyak orang," ujar dr Kevin Tay dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

Menurut dia, kolaborasi antara dokter spesialis dapat membantu proses penegakan diagnosis dan penyusunan pendekatan terapi yang sesuai.

"Dengan menyatukan para spesialis kanker langka, kami dapat memanfaatkan pengalaman kolektif serta jejaring multidisiplin yang luas untuk membantu menegakkan diagnosis dan merumuskan pendekatan terapi yang tepat. Dengan begitu, pasien menyadari bahwa mereka tidak berjuang sendirian," katanya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Lizzie Parra Didiagnosis Kanker, Ungkap Pesan Mengharukan

10 hari lalu

Kemenkes: 25.000 Orang Indonesia Meninggal Dunia per Tahun akibat Kanker Darah

10 hari lalu

Aldi Taher Operasi Benjolan di Tangan, Ada Kaitannya dengan Riwayat Kanker Limfoma?

2 hari lalu

Fakta Menarik! Plasma Darah Bisa Jadi Bahan Baku Obat, Begini Pemanfaatannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal