Ingin Berobat Kanker Langka ke Singapura? Ini yang Perlu Dipertimbangkan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien kanker langka. (Foto: Ilustrasi AI)

Dia menjelaskan, pusat layanan tersebut diharapkan memberikan jalur akses yang lebih jelas bagi pasien menuju dokter spesialis yang relevan dengan kondisi mereka.

Pusat layanan kanker ini mencakup sejumlah bidang, antara lain keganasan hematologi dan limfoma, sarkoma, kanker kulit yang jarang terjadi, tumor neuroendokrin, serta kanker otak.

Dokter yang tergabung di dalamnya meliputi Dr. Akhil Chopra, Dr. Colin Phipps Diong, Dr. Foo Kian Fong, Dr. Angela Pang, Dr. Richard Quek, Dr. Tanujaa Rajasekaran, Dr. Kevin Tay, Dr. Wong Siew Wei, dan Dr. Valerie Yang.

Keberadaan pusat layanan tersebut merupakan salah satu pilihan yang dapat ditelusuri oleh pasien yang membutuhkan penilaian spesialis di Singapura. Namun, pasien tetap perlu membandingkan pilihan perawatan berdasarkan kebutuhan medis, pengalaman dokter, manfaat dan risiko terapi, biaya, serta kemudahan melanjutkan pengobatan.

Pada akhirnya, keputusan berobat ke luar negeri sebaiknya dibuat melalui diskusi dengan dokter yang memahami kondisi pasien. Tujuannya bukan sekadar mendapatkan layanan di negara lain, melainkan memastikan diagnosis, pilihan terapi, dan rencana perawatan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Lizzie Parra Didiagnosis Kanker, Ungkap Pesan Mengharukan

10 hari lalu

Kemenkes: 25.000 Orang Indonesia Meninggal Dunia per Tahun akibat Kanker Darah

10 hari lalu

Aldi Taher Operasi Benjolan di Tangan, Ada Kaitannya dengan Riwayat Kanker Limfoma?

2 hari lalu

Fakta Menarik! Plasma Darah Bisa Jadi Bahan Baku Obat, Begini Pemanfaatannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal