2. Pertimbangkan Second Opinion sebelum Memutuskan Terapi
Pendapat kedua atau second opinion dapat menjadi pertimbangan bagi pasien yang ingin memastikan diagnosis maupun mengevaluasi rencana pengobatan.
Pentingnya langkah ini terlihat dalam tinjauan sistematis yang diterbitkan jurnal Pathology pada Februari 2026. Lima studi dalam tinjauan tersebut melaporkan perbedaan diagnosis signifikan antara penilaian awal dan pendapat kedua dokter ahli pada lebih dari 20 persen kasus sarkoma yang diteliti.
Perbedaan tersebut dilaporkan dapat memengaruhi penanganan atau prognosis pasien. Kendati demikian, hasil tersebut tidak dapat digeneralisasi sebagai angka kesalahan diagnosis untuk seluruh jenis kanker.
Bagi pasien yang mencari penilaian medis di luar negeri, temuan itu menjadi pengingat bahwa pemeriksaan oleh dokter dengan keahlian yang sesuai dapat dipertimbangkan ketika menghadapi kasus kanker yang kompleks.
Pasien sebaiknya membicarakan rencana tersebut dengan dokter yang merawat, termasuk manfaat pemeriksaan tambahan, kebutuhan pengujian lanjutan, serta kemungkinan perubahan pada rencana terapi.