JAKARTA, iNews.id - Menurunkan berat badan bukan sekadar soal mengurangi porsi makan atau rutin berolahraga. Ada satu kebiasaan yang sering luput diperhatikan, tetapi ternyata bisa memengaruhi keberhasilan program diet, yakni kualitas tidur.
Banyak orang rela mengurangi waktu istirahat demi berolahraga lebih lama atau menyelesaikan berbagai aktivitas. Padahal, kebiasaan tidur terlalu singkat justru berpotensi membuat usaha menurunkan berat badan menjadi kurang optimal.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, mengingatkan bahwa kurang tidur merupakan salah satu faktor tersembunyi yang perlu diperbaiki ketika seseorang ingin menurunkan berat badan.
Melalui unggahan di akun Threads pada 3 November 2026, dr. Adam menjelaskan bahwa tidur hanya empat jam sehari dapat meningkatkan jumlah kalori yang dikonsumsi tanpa diikuti peningkatan pengeluaran energi.
Artinya, seseorang bisa makan lebih banyak ketika kurang tidur, sementara jumlah energi yang dibakar tubuh tidak mengalami perubahan berarti. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berpotensi mengganggu keseimbangan energi yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan.