Jangan Cuma Diet dan Olahraga, Kurang Tidur Ternyata Bisa Bikin Lemak Perut Bertambah

Niko Prayoga
Bahaya kurang tidur untuk kesehatan. (Foto: Freepix)

Temuan tersebut merujuk pada penelitian bertajuk Effects of Experimental Sleep Restriction on Energy Intake, Energy Expenditure, and Visceral Obesity.

Dampaknya bahkan tidak hanya berkaitan dengan angka timbangan. Kurang tidur juga dikaitkan dengan peningkatan lemak di area perut atau lemak visceral.

Menurut dr. Adam, pembatasan waktu tidur yang berlangsung setidaknya dua minggu dapat meningkatkan lemak perut sekitar 9-11 persen. Lemak visceral perlu diperhatikan karena menumpuk di sekitar organ-organ dalam rongga perut.

Selain berpengaruh terhadap penumpukan lemak, kurang tidur juga dapat mengubah komposisi berat badan yang berkurang selama menjalani program diet.

Penelitian lain menunjukkan bahwa pembatasan waktu tidur dapat membuat tubuh menggunakan lebih sedikit massa lemak sebagai sumber energi. Sebaliknya, massa otot yang hilang justru bisa lebih banyak.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bukan Malas, Ini Alasan Banyak Orang Kesulitan Mempertahankan Gaya Hidup Sehat

5 hari lalu

Sudah Rajin Olahraga dan Makan Sehat, Kenapa Kondisi Tubuh Belum Tentu Lebih Baik?

8 hari lalu

Apa Itu Stevia dan Benarkah Lebih Sehat dari Gula Putih?

9 hari lalu

Rajin Baca Novel Bisa Bikin Otak Lebih Sehat, Ini Penjelasan Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal