Jangan Dianggap Sepele, Kurang Tidur Ternyata Bisa Picu Hipertensi pada Anak

Niko Prayoga
Ilustrasi anak kurang tidur. (Foto: Ilustrasi AI)

Artinya, kebiasaan anak yang sering tidur larut malam dan tidak mendapatkan waktu istirahat cukup tidak boleh terus dianggap sebagai persoalan sepele.

Tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh, termasuk mengatur tekanan darah. Ketika seseorang tidur, tubuh memiliki kesempatan untuk beristirahat dan menjalankan berbagai proses pemulihan.

Sebaliknya, kurang tidur dapat mengganggu mekanisme pengaturan tekanan darah. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko hipertensi.

Karena itu, orang tua perlu lebih memperhatikan rutinitas tidur anak. Jangan sampai waktu istirahat mereka justru tersita oleh kebiasaan bermain gawai, menonton video, atau melakukan aktivitas lain hingga melewati waktu tidur.

Selain memastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup, orang tua juga perlu membangun rutinitas tidur yang teratur. Membatasi penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur dan menciptakan suasana kamar yang nyaman dapat membantu anak memiliki kualitas istirahat lebih baik.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 jam lalu

Waspada! Anak-Anak Juga Bisa Kena Hipertensi, Ini Penyebabnya

14 hari lalu

7 Juta Orang Indonesia Terdeteksi Hipertensi, Menkes Buka Suara!

16 hari lalu

Jangan Sepelekan Minum Air Putih, Ada Kaitannya dengan Risiko Hipertensi

10 jam lalu

Gerakan Sederhana Ini Bantu Cegah Lonjakan Gula Darah, Lakukan setelah Makan Ya! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal