Jangan Sepelekan Kebas dan Kesemutan yang Berulang, Awas Gula Tinggi

Vien Dimyati
Mengenal gejala Neuropati (Foto: aidsmap)

Terlebih sejak pandemi dan pembatasan kegiatan sosial, membuat orang semakin jarang bergerak dan cenderung pada gaya hidup sedentary.  Lanjut dr Ade, jadi harus ada keseimbangan antara asupan makanan dengan aktivitas/latihan fisik.

"Salah satu cara untuk mencegah neuropati, perlu melakukan latihan fisik seperti senam Neuromove, yang gerakannya didesain khusus untuk mengaktifkan sel-sel saraf dan meningkatkan fungsi saraf serta otak kanan-kiri, sehingga fungsi kognitif seperti memori, emosi, konsentrasi menjadi lebih baik," kata dr Ade

Dia menambahkan, selain mencegah neuropati, Neuromove juga dapat meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot, serta meningkatkan ketahanan jantung - paru dan peredaran darah.

Cegah Neuropati melalui edukasi 

Penting dilakukan edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan saraf masyarakat Indonesia melalui berbagai program berkelanjutan. Salah satunya, menciptakan senam Neuromove. 

Senam ini mengandung gerakan-gerakan dasar senam dan gerakan-gerakan khusus, seperti menyilang batang tubuh, koordinasi bola mata, tangan, keseimbangan, dan fokus pada gerakan stretching untuk peregangan yang dapat menghindari cedera dan mencegah gejala neuropati.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warning! 400 Ribu Anak Muda Indonesia Sakit Diabetes

57 tahun lalu

Mengejutkan! 1 Juta Lebih Peserta BPJS Kesehatan Terdiagnosis Hipertensi

57 tahun lalu

Komplikasi Diabetes Tak Cuma Gula Darah, Luka Kronis Jadi Ancaman Serius

57 tahun lalu

Merasa Sehat tapi Tiba-Tiba Diabetes, Dokter Ungkap Penyebab Sering Diabaikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal