Jangan Sepelekan Kebas dan Kesemutan yang Berulang, Awas Gula Tinggi

Vien Dimyati
Mengenal gejala Neuropati (Foto: aidsmap)

"Ini bisa mengakibatkan luka atau cidera yang dapat berujung pada amputasi," kata dr Tri Juli melalui keterangannya belum lama ini.

Dia melanjutkan, kebas dan kesemutan bisa jadi merupakan gejala awal dan tidak boleh diabaikan. Jika berulang, sebaiknya segera periksa ke dokter, karena mungkin saja Anda tidak sadar sudah menderita diabetes dan sudah mengalami komplikasi. 

"Deteksi dini akan membantu pasien mendapatkan penanganan sejak awal, sebelum terjadi kerusakan saraf yang semakin parah. Salah satu cara mengurangi gejala neuropati dengan latihan fisik atau berolahraga, serta mengonsumsi vitamin untuk saraf jika perlu," kata dia.

Senam Neuromove cegah gangguan saraf

Dr. Ade Jeanne Domina L. Tobing selaku Spesialis Kedokteran Olahraga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) menjelaskan, penting untuk melakukan aktivitas fisik dan latihan fisik secara baik, benar, terukur dan teratur (BBTT). 

Menurutnya, aktivitas sedentary seperti duduk berjam-jam dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular/ penyakit kurang gerak seperti diabetes melitus, kegemukan, tekanan darah tinggi, osteoporosis termasuk gejala neuropati akibat penyakit.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
16 hari lalu

Cara Memasak Telur untuk Penderita Diabetes, Tak Boleh Asal Tambahkan Bahan Ini

17 hari lalu

Penderita Diabetes Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Cek Pengaruhnya pada Gula Darah

23 hari lalu

BRIN Ungkap Bahaya Vape: 100 Persen Sampel Uji Terdeteksi Diabetes dan 92 Persen Alami Gangguan Paru-Paru

23 hari lalu

Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal