Jangan Sepelekan Kebas dan Kesemutan yang Berulang, Awas Gula Tinggi

Vien Dimyati
Mengenal gejala Neuropati (Foto: aidsmap)

Gerakan senam Neuromove yang berdurasi 30 menit terdiri dari Latihan Pemanasan (aerobik intensitas ringan dan peregangan), Gerakan Inti (aerobik intensitas sedang dengan ketrampilan dan keseimbangan), dan diakhiri dengan Latihan Pendinginan.

Selain senam Neuromove, P&G Health juga mendukung studi bernama studi Nenoin pada 2018 lalu. Studi ini menunjukkan, gejala neuropati seperti tangan kesemutan dan kebas dapat diredakan hingga 62,9 persen dalam 3 bulan jika mengonsumsi kombinasi vitamin neurotropik yang mengombinasikan antara vitamin B1, vitamin B6 dan B12. 

Dr. Yoska Yasahardja, Medical & Technical Affairs Manager P&G Health Indonesia mengatakan, dia berharap masyarakat akan lebih memahami mengenai gejala ini, tidak lagi meremehkan kebas atau kesemutan yang berulang dan tergerak untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dan aktif di masa pandemi. Salah satunya melakukan olahraga yang mudah diikuti di rumah. 

"Selain itu, bisa juga mengonsumsi vitamin B neurotropik bila diperlukan,” kata Dr. Yoska Yasahardja.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
16 hari lalu

Cara Memasak Telur untuk Penderita Diabetes, Tak Boleh Asal Tambahkan Bahan Ini

17 hari lalu

Penderita Diabetes Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Cek Pengaruhnya pada Gula Darah

23 hari lalu

BRIN Ungkap Bahaya Vape: 100 Persen Sampel Uji Terdeteksi Diabetes dan 92 Persen Alami Gangguan Paru-Paru

23 hari lalu

Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal