Jangan Sepelekan Penyakit Asam Lambung Kronis, Kenali Penanganannya dengan Laparoskopi

Vien Dimyati
Jangan Sepelekan Penyakit Asam Lambung Kronis, Kenali Penanganannya! (Foto: Freepik)

Dokter Eko Priatno menambahkan, bagi pasien Gerd, bedah laparoskopi dilakukan jika pasien mengalami kondisi parah dan kronis. "Pasien yang mengalami gejala Gerd berat dan berkepanjangan, yang tidak membaik dengan penggunaan obat-obatan bisa dilakukan laparoskopi," katanya.

Selain itu, kondisi lainnya adalah komplikasi Gerd, seperti esofagitis (peradangan pada esofagus), penyempitan esofagus, atau Barrett’s esophagus, yang berisiko menjadi kanker esofagus.

Bagi pasien yang terus-menerus menggunakan obat antasida atau proton pump inhibitors (PPI) untuk mengontrol gejala, tetapi tetap tidak mendapatkan perbaikan yang signifikan ini juga memerlukan tindakan laparoskopi. Kemudian, pasien yang mengalami efek samping dari pengobatan jangka panjang, yang membuat kualitas hidup menurun.

Dokter Pitono, Direktur Bethsaida Hospital, menyatakan Bethsaida Hospital Gading Serpong berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan menggunakan teknologi terkini dan pendekatan yang berfokus pada kenyamanan pasien. "Kami memiliki fasilitas dan peralatan medis yang lengkap, sehingga dapat memberikan berbagai alternatif perawatan bagi pasien dengan berbagai kondisi, salah satunya metode terkini, yaitu bedah laparoskopi," katanya.

"Bagi pasien yang mengalami Gerd dan tidak mendapatkan hasil yang memuaskan dengan pengobatan konvensional, bedah laparoskopi bisa menjadi solusi yang tepat. Prosedur ini tidak hanya efektif dalam mengatasi masalah, tetapi juga memungkinkan Anda untuk segera kembali menikmati hidup tanpa gangguan asam lambung," ujarnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
1 hari lalu

Resmi Jadi Menko PMK, Sugiono Prioritaskan Penguatan Pendidikan hingga Kesehatan 

1 hari lalu

Sulit Punya Anak Bukan Hanya soal Perempuan, Suami Juga Perlu Diperiksa

1 hari lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

1 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal